Home / kajian Ilmu / Ciri-ciri Malam Lailatul Qadar

Ciri-ciri Malam Lailatul Qadar

Lailatul Qadar

Lailatul Qadar adalah malam di mana Allah menurunkan Al-Qur’an dan para Malaikat ke muka bumi.

Kita sebagai ummat Nabi Muhammad SAW patut bersyukur karena malam spesial ini hanya diberikan kepada kita. Ummat sebelum Nabi Muhammad tidak memilikinya,” ujar Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Pringsewu KH Ridwan Syuaib.

Karena itu, tak sedikit umat muslim yang berlomba-lomba untuk mendapatkan berkah di malam lailatul qadar.

Berbagai jenis ibadah pun mereka lakukan, mulai dari shalat sunnah, membaca Al-Qur’an, hingga beri’tikaf di masjid.

Lantas, kapan malam seribu bulan ini tiba di Bumi?

Apakah ada ciri-ciri tertentu terkait malam diturunkannya Al-Qur’an ini?

Langsung saja simak ulasan yang telah kami lansir dari laman nu.or.id di bawah ini.

Berdasarkan beberapa Hadits yang termaktub pada Kitab Irsyadul Ibad, pada 10 hari terakhir di Bulan Ramadhan Nabi Muhammad meningkatkan kuantitas dan kualitas ibadahnya bersama keluarganya.

Nabi selalu beribadah dengan sungguh-sungguh di 10 hari terakhir dan mengamalkan ibadah yang tidak dilakukan beliau pada bulan lainnya,” terangnya.

Ridwan menjelaskan, beberapa ciri datangnya lailatul qurban yang salah satunya adalah turun dimalam-malam ganjil pada 10 malam terakhir ramadhan.

Rasul juga memberitahukan bahwa pada ciri lain Lailatu Qadar di antaranya suasana malam yang terang, cerah, tidak panas dan tidak dingin, tidak ada mendung, tidak hujan dan berangin dan tidak ada bintang berjalan,” rincinya.

Pada siang harinya tambahnya, suasana cerah dan matahari bersinar namun tidak terasa panasnya.

Pada lailatul qadar, Ridwan menghimbau seluruh ummat Islam untuk memburu malam yang hanya ada di Bulan Ramadhan.

Mari bersama-sama memburu, mengintai lailatul qadar dengan doa, shalat dan amalan-amalan ibadah lainnya,” ajaknya.

Secara pribadi, Ridwan dan Jamaah di lingkungannya sudah melakukan Program Tahunan untuk mendapatkan lailatul qadar.

“Kita beritikaf di Masjid pada malam-malam ganjil sampai dengan shubuh dengan melakukan rangkaian amalan Ibadah,” ujarnya.

Ibadah-ibadah tersebut meliputi Shalat Tahiyatul Masjid Shalat Sunnat Wudlu, Taubat, Hajat dan Tahajud.

Setelah itu membaca Tasbih, Fatihah dan doa yang ditujukan untuk para Nabi, Guru, Orang Tua dan putera-puteri kita.

Setelah membaca shalawat dan tahlil sebanyak 100 kali kegiatan ditutup dengan doa,” pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunstyle.com dengan judul Tak Banyak yang Tahu, Berikut Ini Ciri-ciri Datangnya Malam Lailatul Qadar Menurut Nahdlatul Ulama!,

Check Also

Dermawan

Tak Perlu Kaya Untuk Menjadi Dermawan

Keluarga Ali Bin Abi Thalib ini merupakan keluarga luar biasa yang perlu diteladani. Diantara empat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *