Home / Ulama / Kado Indah di Bulan Mulia

Kado Indah di Bulan Mulia

Apa hadiah yang paling indah untuk Rasulullah ﷺ yang bisa kita berikan dibulan Rabi ul-Awwal?

Dijawab oleh Sayyidi Al Habib Umar bin Hafidz:

Pada kenyataannya kita tidak dapat memberikan faedah pada Rasulullah ﷺ‎ dengan cara apapun, tapi apa yang menyenangkan bagi beliau ﷺ‎ adalah jika kita dapat memahami ucapan dan ajaran-ajarannya dan kemudian beramal sesuai tuntunannya untuk bisa mengangkat derajat kita ke maqam yang lebih tinggi.
Rasulullah ﷺ‎ meridho’i dengan apa saja yang bisa menguntungkan dan bermanfaat untuk kita sebagai umatnya.

Salah satu Hal yang terbesar (seperti yang kita pahami dari KitabAllah dan Sunnah) adalah jika kita bisa menjadi sarana untuk membina orang lain, Orang itu mungkin non-Muslim yang mau menerima Islam atau menuntun Muslim yang tak taat atau lalai agar bertobat dan kembali ke jalan lurus.

Hal lain adalah menghidupkan Sunnah dan beramal dengannya. Jika kita berhasil menghidupkan Sunnah di dalam rumah kita dan mengajarkannya kepada anak-anak kita, tentunya ini akan membuat beliau ﷺ‎ senang dan ridho, karena kita jelas akan memperoleh manfaat besar dari hal ini.
Nabi ﷺ‎ bersabda: “Barangsiapa menghidupkan Sunnahku pada saat kerusakan hadir dalam umatku akan memiliki pahala seorang syahid” (atau dalam riwayat lain : “seratus syuhadah”).

Selain itu kita juga dianjurkan untuk melakukan kebaikan terhadap sesama manusia pada umumnya, dan pada orang-orang beriman secara khususnya serta lebih khusus lagi terhadap para sholehiin.

Lalu selanjutnya agar kita memperkuat cinta kita pada orang beriman, untuk orang-orang dari keluarga Nabi dan untuk para sahabat sahabat beliau ﷺ‎.

Dan pada Akhirnya, marilah kita membuat niat besar dalam Rabi ‘al-Awwal ini, seperti berkumpul bersama untuk merayakan kegembiraan atas maulid Nabi ﷺ‎ dan menyebarkan pengetahuan serta akhlak baik”

Sumber : IG @habibumar_indonesia

Check Also

Menguak Sejarah Yang Disembunyikan Hari Pahlawan, Fatwa dan Resolusi Jihad NU

Di awal kemerdekaan Indonesia tidak ada dan tidak memiliki tentara. Baru dua bulan kemudian diadakan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *