Home / kajian Ilmu / Pembelajaran Bahasa Arab Tentang Maf’ul Muthlaq

Pembelajaran Bahasa Arab Tentang Maf’ul Muthlaq

📚MAF’UL MUTHLAQ ( ٦ْ٩ – ٧١)

Maf’ul mutlaq adalah isim manshub dari lafadz fi’il (mashdar) yang disebutkan bersama fi’il tersebut untuk penegasan, penjelasan jenis atau jumlah perbuatannya.
Contoh:

  • A. menunjukkan penegasan
    حفظتُ الدرسَ حفظاً
    Aku telah hafal pelajaran ini dengan sebenarnya.
    (Lafadz حفظا : Maf’ul mutlaq untuk penegasan fi’il, manshub dengan fathah).
    يجمع الفلاحُ القطنَ جمعاً
    Petani itu mengumpulkan kapas dengan sebenarnya.
    (Lafadz جمعا : Maf’ul mutlaq untuk penegasan fi’il, manshub dengan fathah).
  • B, menjelaskan jenis perbuatan
    سرت سيرا حسنا
    Aku berjalan dengan cara berjalan yg baik
    (Lafadz سيرا : Maf’ul mutlaq untuk menjelaskan jenis fi’il, manshub dengan
    fathah).
    يدافع الشعب عن حريّته دفاع الأبطالِ
    Rakyat membela kemerdekaannya sebagaimana pembelaan para pahlawan.
  • C. menjelaskan jumlah perbuatan
    ضربته ثلاث ضربة
    Aku memukulnya dengan tiga kali pukulan.
    (Lafadz ثلاث : Maf’ul mutlaq untuk menjelaskan jumlah fi’il, manshub dengan fathah)

📝 Nâib Maf’ul Muthlaq

Terkadang maf’ul mutlaq digantikan oleh isim yang menunjukkan kepada mashdar, diantaranya:

  • A. Digantikan dengan *lafadz (كلّ ) atau ( بعض )* yang diidhafahkan kepada mashdar.
    Contoh:
    أَحتَرِمْه كلَّ الاحترام
    Aku memuliakannya dengan segenap penghormatan.
    (Lafadz ﻛﹸﻞﱡ : Maf’ul mutlaq manshub dengan fathah – Mudhaf
    Lafadz الاحترام : Mudhaf ilaih majrur dengan kasrah)
    أَتَرَدّدُ عَلَيْهِ بَعْضَ التردّدِ
    Aku meragukannya dengan sebagian keraguan.
    ( Lafadz بعض : Maf’ul mutlaq manshub dengan fathah – التردد : Mudhaf ilaih majrur dengan kasrah) .
  • B. Digantikan dengan Isim yang memiliki kesamaan dengan mashdarnya.
    Contoh:
    دَفْتُهُ حَفْزاً
    Aku menolaknya dengan sebenar-benarnya.
    (Lafadz حفزا : berbentuk sinonim dengan mashdar دفعا ).
  • C. Digantikan dengan Shifat bagi mashdar tanpa menyebutkan mashdar.
    Contoh:
    تَطَوَّرَ الحَيَاةُ سَرِيْعًا
    Hidup bergulir dengan cepat.
    (bentuk aslinya yaitu: تَطَوَّرَ الحَيَاةُ تطَوُّراً سَرِيْعًا . Lalu Maf’ul mutlaqnya (تطوّرا ) dihapus dan digantikan oleh sifatnya سريعاً ) dan dii’rab sebagai pengganti maf’ul mutlak manshub dengan fathah.
  • D. Digantikan dengan Isim Isyarah sebelum mashdar.
    Contoh:
    أَكْرَمُْته ذلك الاكرام
    Aku memuliakannya dengan penghormatan itu.
    (Lafadz ذلك: Isim isyarah mabni pada posisi nashab, maf’ul mutlaq –الاكرام : Badal bagi isim isyarah manshub dengan fathah)
  • E. Digantikan dengan lafadz yang menunjukkan kepada jumlah mashdar.
    Contoh:
    قَابَلْتُهُ عِدَّةَ مَرَّاتٍ
    Aku menemuinya berkali-kali.
    (Lafadz عدّة : Pengganti maf’ul mutlaq manshub dengan fathah)

🚨Dibuangnya Fi’il🚨

Terkadang Fi’il bagi maf’ul muthlaq dibuang,

  • contoh :
    شكراً
    Terimakasih. asalnya:
    أشكرك شكراً
  • contoh:
    قِيَاماً
    Berdirilah !!. asalnya:
    قوموا قياماً
  • contoh:
    تحيّةً طيِّبَةً
    Salam penghormatan yang baik . asalnya:
    أُحَيِّكم تحيةً طيّبَةً
    Saya mengucapkan salam penghormatan yang baik
  • contoh:
    أنت ابني حقاً
    Engkau adalah anakku yg sebenarnya. asalnya:
    (Lafadz حقّا :Maful Muthlaq dari fi’ilnya yg dibuang, taqdirnya: أحَقُّهُ حَقّاً
  • هذا رجلٌ كرِيْمٌ جدّاً
    Ini adalah lelaki yang sangat mulia.
    ( Lafadz جدّاً: Maf’ul mutlaq bagi fi’il yang dihapus, tersiratnya:يجِدُّ جِدّاً).
  • حَضَرَ الحَفْلَ جَمِيْعُ العَامِلِيْنَ وَأَيْضاً المُدِيْرُ العَامُّ
    Segenap pekerja menghadiri perayaan itu dan juga ketua umum.
    (Lafadz أيضاً : Maf’ul mutlaq bagi fi’il yang dihapus, tersiratnya : آضُّ أيضاً ).
  • يُكَافَأُ النَاجِحُوْنَ وَ حُصُوْصاً المُتَفَوِّقِيْنَ
    Mereka yang berhasil diberi hadiah, khususnya yang mempunyai kelebihan.
    ( Lafadz حصوصاً : Maf’ul mutlaq bagi fi’il yang dihapus, tersiratnya: أَحُصُّ –
    Adapun المُتَفَوِّقِيْنَ adalah maf’ul bih, manshub dengan ya’ karena jama’ mudzakkar salim).
  • سبحَانَ اللهُ
    Maha suci Allah.
    ( Lafadz سبحانَ : Maf’ul mutlaq bagi fi’il yang dihapus, tersiratnya أُسَبِّحُ –
  • *Tasbih maknanya adalah mensucikan dan menafikan.
    سبحان الله
    artinya: “Dengan sebenar-benarnya aku menafikan segala kejelekan dari Allah”)

==================
#Akhûkum_AlFaqiir

📚Ref: ملخص قواعد اللغة العربية .المؤلف :فؤاد نعمة

————————————

🌐Lughatunã Al-Lughatul ‘Arabiyah

Check Also

Dermawan

Tak Perlu Kaya Untuk Menjadi Dermawan

Keluarga Ali Bin Abi Thalib ini merupakan keluarga luar biasa yang perlu diteladani. Diantara empat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *